Think again…

  • Di awal, kita mungkin bisa sangat akrab. Kita masih memiliki satu kesamaan yang membuat kita sangat dekat.  Seiring berjalannya waktu, bukan tidak mungkin akan ada yang berubah.
  • Semakin banyak hal yang tak bisa kita ungkapkan satu sama lain lagi. Saat bertemu, mungkin kita masih bisa tertawa bersama.
  • Namun, siapa yang tahu apa yang terjadi saat kita tak bertemu muka. Tidak menutup kemungkinan jika kita saling membicarakan satu sama lain di belakang.
  • Munafik memang.
  • Tapi, tahukah kalian, mengapa kita masih bisa tersenyum, bercerita panjang lebar, tertawa bahagia sata kita bersama?
  • Kita saling membutuhkan. Jauh di lubuk hati kita masing-masing, sesungguhnya ada keinginan untuk benar-benar saling menerima dan memahami satu sama lain.
  • Hanya saja, tak ada yang berani memulainya lebih dulu. Tak ada yang memaksa, tapi apakah kita akan terus hidup dengan semua kemunafikan kita bahkan untuk orang-orang yang kita anggap sebagai sahabat?
  • Siapapun yang ingin memulainya, silahkan. Mungkin akan begitu sakit, namun jika kita memanglah sepasang sahabat, tentu akan bisa menerima satu sama lain, kan?
  • Dan kalaupun memang sulit untuk menerima, cukup dengan saling menghargai. Apa itu pun tak bisa kita lakukan?
  • Keterbukaan jauh lebih indah walau terkadang menyakitkan, daripada saling menutup diri untuk mempertahankan jalinan persahabatn yang mungkin tanpa di sadari malah akan menghasilkan bom waktu, yang pada saatnya akan meledak dan menghancurkan semua, hingga tak ada yang tersisa untuk bisa di perbaiki lagi.
  • Kita memang perlu memikirkannya dari sekarang. Tak ada orang yang ingin kehilangan sahabatnya, lalu tunggu apa lagi?
  • Ungkapkan apapun itu, jangan saling menyembunyikan sesuatu di antara kita.
  • Jika dia memang sahabat terbaikmu, dia pasti akan menerimanya, dan sebaliknya begitu pula denganmu.
  • Nikmati waktu bersama sahabatmu, karena kita tak pernah tahu kapan waktu mereka tiba untuk berhenti menulis cerita dan berlalu dari hidupmu.

 

i miss my friend T.T

kangen masa-masa sering ngumpul, yang kalo udah ketemu, gada kata berhenti ngobrolnya :”(

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s